Cara Menggunakan Alat Sprayer Tanaman

oleh | Apr 20, 2022 | Tips Pertanian | 0 Komentar

Di artikel ini admin akan memberikan bagaimana caranya menggunakan alat Sprayer tanaman yang biasanya digunakan untuk melakukan penyemprotan obat pertanian terhadap tanaman bisanya digunakan untuk menyemprotkan terhadap hama tanaman.

Alat Sprayer Tanaman

Alat Sprayer Tanaman merupakan alat penyemprot khusus yang biasanya digunakan oleh petani sebagai media pembantu dalam melakukan penyemprotan obat pertanian terhadap tanamannya yang bertujuan misalkan untuk menyemprotkan obat pembasmi hama terhadap tanaman.

Contoh Alat Sprayer Tanaman

Alat Sprayer Tanaman
Alat Sprayer Tanaman : Yt-5 Kh98

Disini saya akan memberikan salah satu contoh alat sprayer tanaman yang bernama Yt-5 Kh98 alat ini adalah Sprayer / Alat Penyemprot bertekanan, dengan mekanisme tuas pompa yang digerakan dengan tangan yang dilengkapi dengan corong untuk memudahkan pengisian cairan.

Cara menggunakan Alat Sprayer Tanaman

  1. Buka kemasan dan keluarkan unit sprayer dari dus.
  2. Rakit tali gendong, selang, pipa penyemprot dan nozzle ke tangki.
  3. Pastikan sambungan telah terpasang dengan baik.
  4. Isi cairan semprot dengan cara melepaskan tuas piston (Jangan membuka corong).
  5. Kencangkan kembali tuas piston.
  6. Pompa tuas hingga tekanan cukup.
  7. Arahkan nozel ke objek semprot/tanaman.
  8. Tekan kran untuk penyemprotan.

Jenis-jenis Alat Sprayer Tanaman

Berikut ini selain contoh alat semprot tanaman diatas masih banyak lagi alat yang sejenisnya dan berikut ini adalah beberapa jenis alat penyemprot terhadap tanaman, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Knapsack Sprayer

Knapsack Sprayer

Alat semprot punggung atau yang juga dikenal dengan nama knapsack sprayer ini merupakan jenis alat semprot yang paling sering digunakan oleh petani. Prinsip kerja dari alat ini adalah mengeluarkan larutan dari dalam tangki karena adanya tekanan udara melalui tenaga pompa yang dihasilkan oleh gerakan tangan penyemprot.

Ketika gagang pompa digerakkan, maka larutan akan keluar dari tangki menuju tabung udara. Dengan demikian, tekanan di dalam tabung meningkat sehingga larutan pestisida dipaksa keluar melalui klep yang selanjutnya diarahkan oleh nozzle bidang sasaran semprot.

Biasanya, tekanan udara yang dihasilkan oleh pompa selalu dijaga tetap konstan, yakni sebesar 0,7-1,0 kg/cm2 atau 10-15 Psi. Untuk mendapatkan tekanan sebesar itu, pengguna harus memompa hingga 8 kali.

2. Motor Sprayer

Motor Sprayer

Jenis alat semprot ini menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak pompa supaya larutan di dalam tangki keluar sesuai kebutuhan.

3. CDA Sprayer

CDA Sprayer

Tak seperti jenis alat semprot pertanian sebelumnya, CDA sprayer tidak menggunakan tekanan udara dalam menyebarkan larutan semprot ke target sasaran. Akan tetapi, alat ini memanfaatkan gaya gravitasi dan putaran piringan.

Cara kerja CDA sprayer ini cukup sederhana. Larutan di dalam tangki akan mengalir melalui selang menuju nozzle dan diterima oleh putaran piringan bergerigi atau spinning disc. Setelah itu, larutan akan disebarkan ke arah bidang sasaran secara merata.

Nah, putaran spinning disc tersebut digerakkan oleh dinamo bertenaga 12 volt yang berasal dari baterai. Putaran yang dihasilkan mampu mencapai angka 2000 rpm dengan butiran seragam berukuran 250 mikron.

Diketahui, ukuran 250 mikron adalah ukuran paling pas untuk membasahi permukaan gulma. Berdasarkan keseragaman bentuk itu pula, jenis alat semprot pertanian ini disebut sebagai CDA atau controlled droplet application.

4. Tractor Sprayer

Tractor Sprayer

Bukan hanya untuk membajak lahan pertanian saja, traktor juga sering digunakan sebagai alat semprot dengan cara membawa mesin dan tangki di bagian belakangnya. Bisa dikatakan, fungsi traktor sprayer adalah membawa sekaligus memindahkan mesin, lalu mengarahkannya pada crop yang akan dilakukan penyemprotan pestisida.

Teknologi semacam ini masih jarang ditemukan di Indonesia, karena memang lebih sering dilakukan di negara-negara maju seperti Eropa ataupun Amerika Serikat. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan teknologi yang sama bakal mulai digunakan oleh para petani di Indonesia sehingga mendapatkan hasil panen yang lebih berkualitas.

5. Hand Sprayer

Hand Sprayer

Dari sekian banyak jenis alat semprot pertanian, mungkin hand sprayer adalah yang paling sederhana dan murah untuk dilakukan. Pasalnya, alat semprot portabel ini hanya perlu dioperasikan dengan tangan.

Menariknya, hand sprayer bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan urban farming saja, tapi juga menyemprot pupuk daun atau sekadar menyiram tanaman.

6. Drone Sprayer

Drone Sprayer

Pesawat tanpa awak atau yang lebih dikenal dengan sebutan drone ternyata bukan hanya digunakan dalam dunia militer saja. Seiring berkembangnya zaman, drone mulai dikenal dalam sektor pertanian yang berfungsi untuk menyemprot pestisida.

Alat pertanian modern dengan sistem drone ini tentunya memudahkan petani dalam penyemprotan tanaman. Penyemprotan pun jadi lebih cepat selesai.

Jual Obat atau Pupuk Pertanian Murah

Nah selain itu juga bagi anda yang sudah mempunyai salah satu alat untuk penyemprotan obat pertanian terhadap tanaman anda dan disini bagi anda yang belum mempunyai obat pertanian yang ingin anda semprotkan kami menyediakan beberapa macam obat atau pupuk pertanian dengan harga yang murah. Untuk melihat produknya silakan klik tombol dibawah ini.


0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *